Masih ingat waktu masih kuliah, sangat sering kewarnet. karena memang koneksi internet waktu itu susah, dan juga mahal. tapi semakin berkembangnya teknologi, internet pun semakin mudah untuk didapatkan. Itu salah satu dari berbagai macam permasalahan yang biasa terjadi di warnet. Masalah - masalah yang biasa terjadi adalah:
- Seperti yang saya tulis diatas, koneksi internet skrng sudah sangat merakyat, hanya dengan puluhan ribu sudah dapat mengakses internet yang cukup untuk kebutuhan personal. Selain itu, tingkat kepemilikan masyarakat terhadap laptop / komputer atau bahkan sekedar HP yang bisa browsing pun sangat meningkat.
- Warnet tentu nya menggunakan komputer, dan seperti barang - barang technology lainnya mereka selalu upgrade komputer nya. Lebih lebih jika warnet tersebut juga menyediakan game online.
- Persaingan dengan warnet lainnya yang kadang malah menjadi tidak sehat. memberikan harga yang sangat menggila.
- Pengalokasian bandwidth saat peak hour yang membludak, dan kalau sedang sepi malah tidak ada aktifitas. Jika pun pengusaha warnet menggunakan batas atas saat peak hour untuk warnet, sudah tentu biaya yang harus dikeluarkan akan menjadi sangat tinggi.
- biaya maintain komputer yang cukup tinggi, apa lagi client nya barbar.
- 10 komputer x 10 jam operasi x harga (2500 (rata - rata denpasar)) x 30 = 7.500.000
besar ? tunggu dulu, itu blm dikurangi biaya biaya seperti :
- gaji karyawan : 1 jt
- listrik paling ga : 500 rb.
- kontrakan : 1.25 jt. (15 jt an setaun)
maka penghasilan sebulan adalah : 4.250.000.
TAPI, itu jika 10 jam operasi dan penuh semua. gimana jika cuman terisi 1/2. maka penghasilan langsung drop menjadi 1.250.000. Nah nilai tersebut harus bisa menutupi penyusutan nilai dari komputer tersebut yang dalam beberapa tahun, hardware nya akan menjadi usang.
Jika warnet tersebut hanya bergantung dengan hasil warnet, maka begitu lah nasib nya. Maka harus pintar - pintar banget memposisikan fungsi warnet jika ingin usaha nya tersebut survive lama. Seperti contoh nya memposisikan warnet sebagai penghasil skunder, atau cuman sebagai mass gathering, padahal usaha utama nya adalah jualan barang komputer atau pun malah jualan makanan.
Jadi jangan usaha warnet, jika masih blm terlalu matang dengan konsep dari warnet tersebut, dengan melihat realita warnet dilapangan belakangan ini.
No comments:
Post a Comment